Sabtu, 19 Oktober 2013

Dream Science

jika kita punya rencana , maka jangan sekali-kali kita mengukur dengan kemampuan kita . ketahuilah, apabila kita mengukur dengan kemampuan kita , maka hasilnya pun allah akan memberikan sesuai dengan kemampuan kita itu, akan tetapi apabila kita mengukur dengan kemampuan allah, maka kemampuan-nya tiada terbatas dan yakinlah bahwa selama kita niat memperjuangkan agama allah, maka allah pun akan menolong kita. 
- Nasihat Almarhum Habib Hasan Ahmad Baharun *) -




Nasihat yang sungguh mengena, "mengganggu" pikiran saya selama beberapa waktu. Ada tiga hikmah penting yang dapat kita gali dari nasihat tersebut. Pertama, urgensi akan memiliki rencana, strategi, impian, obsesi, proposal hidup atau apapun namanya yang penting semakna. Ini adalah ruh daripada kehidupan kita. Memang betul kita sedang dalam "rencana" Allah SWT sang maha pengatur, namun bukan lantas menjadi apologi atas kemalasan kita. Keleluasaan yang diberikan Allah untuk kita akan "kehendak dan bertindak" merupakan instrumen paling sahih dari Allah untuk mengejawantahkan qodho menjadi qodar kita.

Hikmah kedua, impian seperti apa yang diharapkan? Terserah. :) Apapun yang penting besar, yang terbaik, tertinggi, termegah yang mampu kita bayangkan, sesuai dengan kapasitas imajinasi kita. Perlu diketahui bahwa se-megah apapun impian Anda, adalah mudah dihadapan-Nya. Kita harus cerdas dalam memiliki impian. Milikilah impian yang memberikan kemanfaatan dan kenikmatan hakiki untuk kita. Tak sadar kita sering diperdaya oleh impian akan nikmat dunia yang sungguh semu dan fana. Apa kita rela mengorbankan 100 % waktu kita untuk hal hal yang sifatnya sementara. Sangat boleh, bahkan harus kita punya impian berkelimpahan di dunia, namun jangan lupa, ada kehidupan yang sesungguhnya setelah kehidupan dunia ini dan sudah sepantasnya memprioritaskan impian dan memaksimalkan potensi untuk meraih impian kehidupan akhirat. Apa impian terbesar di kehidupan akhirat? Bagi saya, adalah Ridho-Nya dan berdekatan dengan kekasih-Nya yang utama, Rasulullah Muhammad SAW.

Hikmah ketiga, adalah jalan tol, highway, jalan bebas hambatan untuk merengkuh semua impian kita, baik akhirat ataupun dunia. Yakni, ikutlah berpartisipasi untuk memperjuangkan agama Allah, sesuai dengan kemampuan dan jangkauan kita masing-masing. Dengan semua rupa bentuknya, berdakwah, bersedekah, berjihad, mendukung kegiatan dakwah, mengajar, menuntut ilmu, apapun. Beliau mengajak kita untuk memperkuat keyakinan atas pertolongan Allah, karena memang hal ini termaktub dalam Al Quran.

Lantas, apa impianmu?

*) Beliau adalah pendiri PonPes Darul Lughah wa Dakwah, Raci, Bangil, Pasuruan
**) Tulisan ini murni opini penulis, tidak bermaksud untuk melancangi untuk memberikan syarah atas kalimat hikmah beliau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar